Home Dirinya



Nina Wang atau Kung Yu Sum adalah seorang perempuan fenomenal yang hidupnya tragis. Perempuan yang gigih berjuang untuk memperbaiki hidupnya yang susah. Ia hidup bahagia dalam perkawinan yang penuh cinta dengan Teddy Wang.

Pada tahun 2007, majalah Forbes merilis bahwa Nina Wang asal Hong Kong adalah orang terkaya ke-204 di dunia dengan harta senilai USD 4,2 miliar. Jumlah tersebut diperkirakan melebihi kekayaan ratu Ing.
Namun setelah menjadi orang terkaya, Nina Wang justru mengalami badai hidup yang luar biasa. Suaminya diculik dan tidak pernah kembali. Mertuanya menggugat harta peninggalan sang suami. Setelah meninggal pun hartanya menjadi rebutan antara adik-adik Nina Wang dengan penasihat spiritual yang mengaku sebagai suaminya.

dari kisah hidupnya mungkin kita bisa belajar untuk jangan pernah perhitungan untuk kebahagiaan diri sendiri, diakhir hidupnya dia mengalami kisah yang tragis dgn kekayaan yg ia miliki.




Hampir semua orang Hongkong mengenal sosok ini, dia salah satu pemilik properti terbesar di HK, pernah menjadi wanita terkaya di Asia, gaya berpakaiannya yang eksentrik membuat ia mudah dikenali, dia dikenal dengan nama Nina Wang.

Nina wang ini adalah seorang perantau yang berasal dari Shanghai ke Hongkong, kemudian menjadi sangat sukses di Hongkong, Nina mengalami kisah masa kecil yang cukup menyedihkan di shanghai sebelum akhirnya memutuskan pindah ke Hongkong.

Nina wang lahir dari keluarga miskin di Shanghai, dia anak paling besar dengan orangtua yang sudah berumur membuat dia dibebani tanggung jawab untuk membantu keuangan keluarga untuk melalukan pekerjaan apapun, termasuk bekerja siang malam demi keluarga.


Kesulitan hidup Nina ini lah yg membentuk kepribadian Nina wang menjadi orang yang sangat “pelit” , saat china jatuh ke dalam pemerintahan komunis, pemimpin china melakukan apa yang dikenal dgn revolusi budaya yg membuat rakyat China kelaparan dan menewaskan 40 juta warga China.

Di Shanghai, Nina wang berkenalan dengan sosok pria yang bisa dibilang berasal dr kalangan berada, seorang warga Hongkong yg memiliki bisnis di Shanghai bernama Teddy wang, kelak Teddy wang ini yang menjadi suami dari nina wang


Karena kondisi China yang kacau, membuat akhirnya pacar Nina wang, Teddy wang memutuskan untuk kembali ke Hongkong, dalam suasana haru perpisahan, Teddy wang berjanji suatu saat untuk membawa Nina wang ke Hongkong. Namun Teddy wang hilang tanpa jejak pada Nina wang.

Di Shanghai kehidupan makin sulit karena revolusi budaya China, Nina wang akhirnya memutuskan untuk mencari kehidupan yang lebih baik ke Hongkong dengan menjalani pekerjaan apapun demi membantu keuangan keluarga.

Di Hongkong Nina wang bekerja menjadi buruh pabrik siang dan malam, kesulitan hidup yg dialami Nina wang di Hongkong, membuat Nina wang menjadi orang yang perhitungan jangankan pada orang lain namun juga terhadap dirinya sendiri.



Hingga akhirnya nasib mempertemukan Nina wang dengan kekasih lamanya Teddy wang, sebuah pertemuan yang tidak pernah diduga, karena sekian lama tidak berkomunikasi. Karena masih saling mencintai, akhirnya mereka berdua memutuskan menikah.

Teddy wang sendiri berasal dr kalangan berada, saat bertemu Nina wang, Teddy adalah seorang eksekutif muda, dengan bantuan Nina wang memang dikenal cekatan mereka menjalankan bisnis di Hongkong, mulai dari Property, Mall, Eksport barang ke China.



Usaha Nina wang sangat maju, mereka berhasil membeli berbagai property, dan berbagai gedung mewah di Hongkong, namun gaya hidup Nina wang tidak pernah berubah, dia terlalu kikir bahkan untuk dirinya sendiri.

Nina Wang mengaku tidak punya waktu untuk "menghabiskan" kekayaannya. dia menolak untuk memakai baju mahal, bahkan hampir semua baju yg dipakainya adalah barang discount.dia sering terlihat pergi membeli pakaian diskon berdesak desakan dengan orang Hongkong yang merasa jengkel dengan bodyguadnya yang berjumlah hingga 50 orang.



Bahkan, untuk makan,  Nina sangat pelit hanya memakan bubur jarang makan direstauran. Ia dikenal sebagai perempuan pelit dan kikir karena hanya menggunakan tak lebih dari USD 500 per bulan atau setara dengan gaji pembantu pribadinya.





Saat Nina wang berada dipuncak kekayaannya, kesedihan beruntun dialaminya, dia tidak pernah bisa menikmati kekayaannya, hingga akhirnya dia menerima kabar memilukan, suaminya diculik oleh mafia Hongkong dengan meminta tebusan jutaan dolar Hongkong.

Oleh mafia Hongkong, Nina diminta memberikan uang tunai senilai jutaan dolar Hongkong jika ingin suaminya selamat, hal itu dilakukan oleh Nina wang demi menyelamatkan nyawa suaminya, namun setelah uang diserahkan suami Nina, Teddy wang tidak pernah kembali.

Besar kemungkinan suami Nina wang, Teddy wang dibunuh oleh mafia Hongkong dan kemudian mayatnya dimasukan kedalam karung lalu dibuang ke tengah laut China selatan yang dikenal dalam dan mengandung banyak ikan hiu.

Nina wang harus menjalani hal hal yang sangat sulit pasca kematian suaminya, setelah kehilangan jutaan dolar Hongkong sia-sia untuk menebus suaminya yang tidak berhasil ia selamatkan, hingga akhirnya Nina wang menjalin “affair” dengan seorang ahli fengshui Toni chan.



Nina wang sangat mempercayai fengshui dalam setiap peruntungan bisnisnya, kepercayaan akan fengshui ini lah membuat kedekatan Nina wang dan Teddy chan terjalin, hingga akhirnya Nina wang terkena penyakit kangker oleh dokter.

Bahkan saat Nina wang divonis penyakit mematikan oleh dokter dalam hal ini kangker, Nina wang menolak untuk menjalani perobatan dokter yang mahal dan lebih milih pengobatan alternatif China karena biaya nya lebih murah.

Dokter di Hongkong menyarankan Nina untuk berobat ke Amerika, namun Nina wang menolak karena pertimbangan harga dan dianggap mahal oleh Nina wang, padahal Nina wang saat itu memiliki kekayaan miliaran dolar dan wanita terkaya di Asia, bahkan untuk perobatan diri sendirinya pun sangat pelit.

Namun akhirnya nasib berkata lain, nyawa Nina wang tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia dengan warisan kekayaan miliaran dolar yang belum pernah dia nikmati karena sifat kikirnya.



Pasca meninggalnya Nina wang ini, dengan kekayaan miliaran dolar Hongkong, hartanya kemudian menjadi rebutan antara keluarga Nina wang dan pacar Nina wang yg ahli fengshui taxi Teddy chan, soal perebutan harta Nina wang ini sempat ramai di Hongkong.

Sengketa ini sangat ramai di Hongkong, ditangani oleh pengadilan Hongkong, harta hasil jerih payah Nina wang selama hidup yang sekalipun gak pernah ia nikmati karena sifat kikirnya, kasus ini bergulir hingga putusan pengadilan soal pembagian harta 

Majalah Forbes pernah menyebutkan Nina wang sebagai wanita terkaya asia dengan kekayaan 12 milyar dolar, sebuah kekayaan yang gak pernah bisa dia nikmati ketika hidup dan menjadi sengketa ketika dia meninggal.



Pelajaran yang bisa diambil, jangan pernah perhitungan, apalagi untuk diri sendiri, ada kalanya kamu harus memberikan “pride” terhadap diri kamu dalam bentuk apapun, karena kita gak pernah tau kapan kita dipanggil Tuhan. Jadi jangan pernah lupa bahagiakan diri sendiri :)



Baca juga :

No comments

Post a Comment

Punya saran, kritik, atau pertanyaan seputar topik pembahasan. hyu isi koment dibawah.

to Top